1. Kehilangan Kinerja Suspensi
Perasaan Lembut atau Keras: Jika Anda melihat bahwa perjalanan telah menjadi tidak biasa kaku atau lembut, itu bisa menunjukkan bahwa peredam belakang skuter tidak memberikan peredaman yang benar.
Mendapatkan Bottoming Out: Jika suspensi terasa seperti mengalami bottoming out (bagian bawah perjalanan menyentuh rangka atau komponen lain) atau kesulitan menyerap guncangan, itu adalah tanda dari peredam yang sudah aus.

2. Kebocoran Cairan
Kebocoran Cairan yang Terlihat: Jika Anda melihat oli atau cairan bocor dari peredam kejutan sepeda motor, kemungkinan itu menunjukkan kegagalan segel. Ini mengurangi kemampuan peredam untuk meredakan dengan efektif dan akan memerlukan penggantian.

3. Masalah Penanganan
Penanganan Buruk: Peredam yang sudah aus dapat menyebabkan penanganan yang buruk, seperti pantulan berlebihan, goyangan, atau ketidakstabilan, terutama saat menikung atau pada kecepatan tinggi.
Jarak Pengereman yang Meningkat: Ketika peredam sepeda motor tidak berfungsi dengan baik, hal itu dapat memengaruhi stabilitas sepeda, terutama saat pengereman, yang mungkin menyebabkan jarak berhenti yang lebih lama.

Jika salah satu dari gejala ini muncul, sangat penting untuk mengganti peredam kejutan secepat mungkin untuk mempertahankan fungsi suspensi yang tepat, memastikan perjalanan yang nyaman, dan yang paling penting, berkendara dengan aman.

Produk Unggulan